Jika imigran baru memiliki kebutuhan untuk ujian SIM motor, apakah ada skema subsidi terkait?
Berdasarkan statistik Biro Jalan Raya, Kementerian Transportasi dan Komunikasi tahun 2019, tingkat pelanggaran dalam satu tahun setelah mendapatkan SIM secara mandiri adalah 11,6%. Namun, jika melalui pelatihan di sekolah mengemudi, tingkat pelanggaran turun menjadi 4,2%, yang menunjukkan bahwa pelatihan mengemudi motor efektif dalam meningkatkan konsep dan keterampilan keselamatan lalu lintas pengendara. Melalui dorongan bagi pengendara motor untuk mengikuti pelatihan mengemudi, diharapkan dapat membina kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, kebiasaan mengemudi yang benar, serta menanamkan konsep mengemudi defensif dan bertanggung jawab, dengan harapan dapat mengurangi angka kecelakaan pengendara motor.
Setiap orang yang telah mencapai usia ujian SIM yaitu 18 tahun dan memenuhi syarat untuk mengikuti ujian SIM dapat mengajukan subsidi. Warga negara asing yang memiliki bukti izin tinggal atau menetap selama 6 bulan atau lebih, baru akan mendapatkan kualifikasi subsidi pelatihan setelah mengikuti pelatihan di sekolah mengemudi dan berhasil mendapatkan SIM. Kuota terbatas hingga habis; untuk rincian lebih lanjut, silakan hubungi sekolah mengemudi yang telah disetujui untuk menyelenggarakan pelatihan.